Senin, 01 Juli 2013

MINGGU 4



                                                                 OBSERVASI
Dari observasi kita di sekolah SMPN 9 yogyakarta,sebelumnya kita menemui salah satu perwakilan guru di sekolah tersebut. Kami disana menanyakan dua guru diantaranya Bpk. Widig Cahyono S. Pd guru Bahasa Inggris kelas VIII  dan IX dan Bpk. Sumarjo S. Pd guru IPS kelas IX.kesimpulan dari hasil wawancara kami adalah secara umum, textbook masih dibilang dominan di dalam pengajaran dan media juga menjadi tambahan untuk pembelajaran seperti LCD, Proyektor dll. Kesulitannya tidak semua dari guru menggunakan media dalam pembelajaran karena kesulitan dalam mengoperasikan media dan membuat medianya ataupun memasukkan materi kedalam media aplikasi, terutama guru yang sudah berumuran 60 keatas dan mereka kurang menyukai dalam penggunaan media dalam pembelajaran. guru di SMPN 9 Yogyakarta menggunakan media pembelajaran seperti powerpoint, LCD dan proyektor namun guru hanya beberapa yang menggunakan media tersebut. dalam pembelajaran anak didik juga lebih menyukai pembelajaran media yang membuatnya tidak cepat bosan dalam belajar. Hampir 4 ruang di SMPN 9 jogjakarta  sudah terpasang media seperti proyektor dll.  Ada lab kursus yang tidak semua sekolah memiliki itu dan juga ada 1 laboratorium yang ada di SMPN 9 jogjakarta namun bukan untuk belajar komputer melainkan untuk belajar biasa. guru tersebut tidak mau memberikan penjelasan tentang enak atau tidaknya dalam mengajar karena itu merupakan kewenangan dari guru tersebut.

MINGGU 3


DEBAT TENTANG KERUGIAN DAN KEUNTUNGAN TEKNOLOGY
   Minggu ketiga dosen meminta mahasiswanya untuk lebih tahu apa keuntungan dan kerugian menggunakan teknology. Dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ada kelompok pro dan kontra. Adapun keuntungan dan kerugian dari teknology tersebut adalah:
Keuntungan:
1.  Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
4.  Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.

Kerugian :
1.   Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
2.   Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
3.   Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).

MINGGU 2


PEMBAGIAN KELOMPOK UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
       Pemanfaatan media pembelajaran yang relevan dalam kelas dapat mengoptimalkan proses pembelajaran. Bagi guru, media membantu mengkonkritkan konsep atau gagasan dan membantu memotivasi peserta belajar aktif. Bagi siswa, media dapat menjadi jembatan untuk berpikir kritis dan berbuat. Dengan demikian media dapat membantu tugas guru dan siswa mencapai kompetensi dasar yang ditentukan. Agar media pembelajaran dapat dimanfaatkan dengan baik, guru perlu mengetahui kebutuhan pembelajarannya dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi siswa tentang materi yang akan diajarkan. Terkait dengan itu, media perlu dikembangkan berdasarkan relevansi, kompetensi dasar, materi dan karakteristik siswa. Guru dapat berperan sebagai kreator yaitu menciptakan dan memanfaatkan media yang tepat, efisen, dan menyenangkan bagi siswa. Namun dalam pemanfaatannya di kelas, perlu ditekankan bahwa siswalah yang seharusnya memanfaatkan media pembelajaran tersebut.
      Pembagian kelompok untuk membuat media pembelajaran untuk sekolah karena proses belajar pembelajaran sangat bergantung pada teknologi untuk mempermudah pengajar dalam mentransfer ilmu kepada muridnya Dari hasil pembagian kelompok tersebut kemudian dosen meminta kita untuk menyerahkan nama kelompok, sekolah yang dituju beserta materi apa yang akan diambil untuk pembuatan media pembelajaran. Kelompok kami mengambil mengambil materi recount text untuk siswa kelas 8  dan sekolah yang dituju adalah SMPN 9 yogykarta yang berelokasi tidak jauh dengan kampus Cokrominoto kota gede.

MINGGU 1


REFLEKSI TENTANG PEMBELAJARAN
        minggu pertama disini dosen wahyu pujiono lebih memperkenalkan materi yang berhubungan dengan IT salah satunya tentang media? Apa itu media? Dan manfaat media untuk pembelajaran apa saja? Dan beliau mengirimkan postingan di Alfheuad dan dari hasil postingan tersebut kami dapat  materi yang berbentuk pdf yang memberikan penjelasan seperti dibawah ini:
       Dalam proses pembelajaran terdapat proses komunikasi yang berlangsung dalam suatu sistem, dan di dalamnya terdapat media pembelajaran sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran tersebut. Menggunakan media dalam proses pembelajaran harus didasarkan filosofi atau alasan teoritis yang benar. Dalam kegiatan pembelajaran, terdapat proses belajar mengajar yang pada dasarnya merupakan proses komunikasi. Dalam proses komunikasi tersebut, guru bertindak sebagai komunikator (communicator) yang bertugas menyampaikan pesan pendidikan (message) kepada penerima pesan (communican) yaitu anak. Agar pesan-pesan pendidikan yang disampaikan guru dapat diterima dengan baik oleh anak, maka dalam proses komunikasi pendidikan tersebut diperlukan wahana penyalur pesan yang disebut media pendidikan/pembelajaran.
      Pengertian media memiliki multi makna, baik dilihat secara terbatas maupun secara luas. Munculnya berbagai macam definisi disebabkan adanya perbedaan dalam sudut pandang, maksud, dan tujuannya, sehingga banyak orang membedakan pengertian media dan alat peraga. Namun tidak sedikit yang menggunakan kedua istilah itu secara bergantian untuk menunjuk alat atau benda yang sama (interchangeable).
         Selanjutnya menurut Russell (1993) media merupakan saluran komunikasi. Media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara, yaitu perantara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver). Mereka mencontohkan media ini dengan film, televisi, diagram, bahan tercetak (printed materials), komputer, dan instruktur. Dalam situasi pembelajaran terdapat pesan-pesan yang harus dikomunikasikan. Pesan tersebut biasanya merupakan isi dari tema atau topik pembelajaran.


Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S.E. 2002. Instructional media and technology for learning, 7th edition. New Jersey: Prentice Hall, Inc.