Rabu, 03 Juli 2013

MINGGU 7



PRESENTASI MEDIA DI KELAS DAN UJI COBA MEDIA DISEKOLAH

Pada pertemuan ke-7 dosen meminta semua anggota kelompok untuk mempersentasikan media pembelajarannya yang telah dibuat sejauh hari sebelumnya. Dan dari setiap kelompok di dampingi kelompok lain sebagai moderatornya. Dari hasil presentasi tersebut kemudian dosen memberikan tanggapan mengenai hasil media pembelajarannya tersebut. Dari hasil media yang menggunakan power poin tersebut ternyata sebagian yang masih kurang  dan sebagian juga sudah mendekati kelngkapan dari sebuah media pembelajaran sebagai contoh media pembelajaran kelompok kami bahwa sudah dilengkapai dengan evaluation.
Untuk itu bapaknya meminta semua kelompok untuk memperbaiki media pembelajarannya karena masih kurang dalam evaluationnya. Setelah itu kemudian kami revisi media pembelajaran kami datang lagi ke smp n 9 yogyakrta untuk menemui bapak Widig Cahyono. Tujuan kami adalah untuk mencoba media pembelajaran kami yang kami buat. apakah media pembelajaran kami membantu siswa dalam memahami materi atau tidak? apakah media yang kami buat menarik perhatian siswa dalam belajar di kelas?

Ternyata siswa smp antusias dengan media yang kami buat. mereka juga senang dengan media ini, karena berbeda dengan biasanya soalnya biasanya hanya textbook saja. Namun ada kelemahan jika seorang guru mengajar dengan menggunakan media pembelajaran yaitu siswa banyak yang tidak aktif karena mereka hanya mendengar dan melihat saja media. sedangkan jika mengajar menggunakan textbook mereka lebih aktif bertanya-tanya kepada gurunya. namun jika mengajar nya hanya menggunakan textbook siswa banyak juga yang bosan. menurut saya akan lebih baik jika mengajar menggunakan media dan kadang-kadang juga tanpa media pembelajaran, agar lebih bervariasi. tapi guru lah yang lebih tau bagaimana cara belajar anak didik nya. sehingga guru lah yang  lebih tau bagaimana tujuan belajar mereka bisa tercapai. bagaimana anak didik nya bisa menerima materi yang ia sampaikan.

MINGGU 6


                                                        OBSERVASI KE DUA DAN REVISI DI SMP N 9 JOGJAKARTA

Pada observasi kedua ini kami datang untuk mencari tahu dan meminta bagaimana materi dan silabus yang di gunakan dalam mengajar siswanya di smpn 9 yogyakarta. Setelah kami melihat lihat materi didalam buku tersebut kami memilih untuk membuatkan materi recount text, dan kami meminta saran dari bapak Widig Cahyono, setelah itu kami dapat saran dari pak Widig kami segera untuk

Setelah kami membuat materi recount text tersebut, kami datang lagi ke smp n 9 yogyakarta. kami menemui bapak Widig cahyono, untuk meminta saran dari media yang telah kami buat. Pak widig memberiakan saran seperti: media yang kami buat hendaknya diberikan tata cara penggunaannya, diberikan gambar atau pun video agar siswa dapat menerima materi dengan mudah. 

Pak widig juga meminta untuk menambahakan materi pelajaran tentang recount text karena menurut beliau recaunt text itu sangat sulit bagi siswa smp. dan beliau juga meminta untuk menambahkan contoh-contoh soal tidak hanya satu, agar siswa-nya mengerti recount text. setelah diberikan saran-saran dari bapak widig kami  merevisi. kami harap setelah di revisi materi yang kami buat dapat digunakan untuk membantu pak widig dalam menjelaskan materi recount text. setelah kami revisi kami kembali lagi datang menemui bapak widig untuk meminta sarannya lagi untuk menyempurnakan media yang kami buat. 

Kami tahu bahwa media yang kami buat tidak terlalu bagus, karena kami juga masih dalam proses pembelajaran. Bapak widig juga menerima kami dengan senang hati, beliau memberikan saran-sarannya dengan senang hati. Menurut saya beliau adalah sosok guru yang baik. :D


MINGGU 5

MENENTUKAN MEDIA PEMBELAJARAN YANG TEPAT
Dalam proses kegiatan belajar mengajar guru dituntut tidak hanya dapat menggunakan media pembelajaran yang sudah tersedia saja, melainkan juga dituntut untuk dapat mengembangkan media dari berbagai bahan dan alat, banyak media yang dapat dikembangkan sesuai dengan tingkat keterampilan dan kreativitas guru. Tujuan dari penggunaan dan pengembangan media adalah agar dapat menyampaikan pesan kepada perserta didik dapat lebih efektif dan efisien. Untuk menggunakan dan mengembangkan media pembelajaran guru harus memperhatikan beberapa landasan dan prinsip media.
Pada perkuliahan minggu ini kita diminta untuk berdiskusi dengan kelompok lain.Kita mendengarkan bagaimana kelompok lain tentang hasil observasi yang dilakukan pada sekolah yang mereka tuju tersebut demikian juga dengan kelompok kami yang sharing hasil observasi kepada kelompok lain. Setelah kita tahu penjelasan dari kelompok tersebut kemudian kelompok yang lainnya memberiksan saran apakah media yang yang pantas digunakan dalam sekolah tersebut. Dari kelompok teman sharing kami adalah memberikan penjelasan atau informasi bahwa  sekolah yang mereka tuju itu ada beberapa kelas yang dipasangi untuk pembelajaran dikelas  kemudian dari kelompok kami memberikan saran supaya media yang pantas digunakan dalam sekolah tersebuta adalah Powerpoint dan video dan gambar karena menurut mereka bahwa kebanyakan dari guru sekolah tersebut menggunakan laptop tapi nmasih banyak yang belum bisa memanfaatkan laptop tersebut.
Nah, dari hasil sharing tersebut kami mengambil kesimpulan untuk media pembelajarannya menggunakan powerpoint karena di sekolah dimana tempat kelompok kami observasi terdapat 4 ruangan yang menggunakan LCD.

Senin, 01 Juli 2013

MINGGU 4



                                                                 OBSERVASI
Dari observasi kita di sekolah SMPN 9 yogyakarta,sebelumnya kita menemui salah satu perwakilan guru di sekolah tersebut. Kami disana menanyakan dua guru diantaranya Bpk. Widig Cahyono S. Pd guru Bahasa Inggris kelas VIII  dan IX dan Bpk. Sumarjo S. Pd guru IPS kelas IX.kesimpulan dari hasil wawancara kami adalah secara umum, textbook masih dibilang dominan di dalam pengajaran dan media juga menjadi tambahan untuk pembelajaran seperti LCD, Proyektor dll. Kesulitannya tidak semua dari guru menggunakan media dalam pembelajaran karena kesulitan dalam mengoperasikan media dan membuat medianya ataupun memasukkan materi kedalam media aplikasi, terutama guru yang sudah berumuran 60 keatas dan mereka kurang menyukai dalam penggunaan media dalam pembelajaran. guru di SMPN 9 Yogyakarta menggunakan media pembelajaran seperti powerpoint, LCD dan proyektor namun guru hanya beberapa yang menggunakan media tersebut. dalam pembelajaran anak didik juga lebih menyukai pembelajaran media yang membuatnya tidak cepat bosan dalam belajar. Hampir 4 ruang di SMPN 9 jogjakarta  sudah terpasang media seperti proyektor dll.  Ada lab kursus yang tidak semua sekolah memiliki itu dan juga ada 1 laboratorium yang ada di SMPN 9 jogjakarta namun bukan untuk belajar komputer melainkan untuk belajar biasa. guru tersebut tidak mau memberikan penjelasan tentang enak atau tidaknya dalam mengajar karena itu merupakan kewenangan dari guru tersebut.

MINGGU 3


DEBAT TENTANG KERUGIAN DAN KEUNTUNGAN TEKNOLOGY
   Minggu ketiga dosen meminta mahasiswanya untuk lebih tahu apa keuntungan dan kerugian menggunakan teknology. Dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ada kelompok pro dan kontra. Adapun keuntungan dan kerugian dari teknology tersebut adalah:
Keuntungan:
1.  Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
4.  Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.

Kerugian :
1.   Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudahterjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
2.   Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
3.   Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).